MoslemSunnah
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan membakar kitab suci dan merusak rumah ibadah umat beragama manapun merupakan tindakan manusia yang tidak beradab.
“Menggunakan pedang, bom, dan kekerasan lainnya adalah langkah yang tidak beradab,” kata Kepala Negara di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 10 September 2010.
Sebab, lanjut SBY, tindakan seperti itu mudah merenggangkan hubungan antarumat beragama dan lebih jauh lagi mengancam perdamaian dunia.
Oleh sebab itu, melalui mimbar di Istana Negara, Kepala Negara menyerukan kepada umat beragama di dunia bersatu untuk mencegah tindakan-tindakan yang mengancam rusaknya hubungan antarmanusia, khususnya rencana pembakaran Al Quran yang akan dilakukan oleh pemimpin sekte evangelis di Florida, Amerika Serikat, Terry Jones.
Pada kesempatan berpidato di Istana Negara, Presiden Yudhoyono menyampaikan apresiasi terhadap para pemimpin dan pemuka agama, khususnya di Indonesia, yang ia nilai kompak dalam menyikapi rencana pembakaran Al Quran.
“Ini tradisi dan contoh yang baik, ketika ada masalah dan maslaah itu sangat sensitif, maka bersatu menelaah secara jernih dan bisa dilakukan tindakan kolektif yang sehat dan terukur menuju solusi.”
• VIVAnews
Custom Search
Bakar Kitab, Rusak Rumah Ibadah, Tak Beradab
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar